Category: Puisi

0

Puisi: Perpustakaan Kita

Perpustakaan Kita : pengagum rahasia Oleh: OTAK KUSUT Perpustakaan ini sudah berdebu, setelah kau pergi dulu : ada buku sarjana cinta yang sudah ditinggal pemiliknya. ada buku paradigma hati yang diteror oleh pujaan hati....

0

Tidak Ada Hari Raya: Keluhan Anak Palestina

TIDAK ADA HARI RAYA : Keluhan Anak Palestina Karya: OTAK KUSUT Ibu, kenapa negara kita tidak ada hari raya? Tidak ada makanan yang tersaji atau pakaian yang baru saja dibeli, hanya ada bangunan yang...

0

Orang-Orang Miskin: Doa

ORANG-ORANG MISKIN : Doa Karya: OTAK KUSUT Pagi mengetuk mata; ia harus berangkat lebih awal agar tidak terlambat kerja. Berseragam lengkap; tanpa alas, atau pun penutup kepala, hanya bermodal karung beras dan kaos dengan...

0

Puisi: Mantera Menangkap Buaya

Puisi dari Mantera menangkap buaya merupakan karya yang telah dibukukan dalam buku kultum pertiwi ‘buku 3’ pada halaman 9-10. Puisi mantera ini memaparkan sebuah diksi-diksi yang membuat pembaca terhasut dalam suasana atau saat membacanya...

0

Puisi: Riwayat Alam

Puisi Riwayat alam merupakan salah satu jenis karya sastra yang memiliki diksi-diksi yang menghidupkan suasana di dalam puisi tersebut. Selain itu, puisi ini merupakan sebuah kritikan atas kekejaman dari manusia yang merampas tempat tinggal...

0

Puisi: Air Mata Darah

Puisi Air mata darah merupakan salah satu jenis karya sastra yang memiliki makna yang tersirat dengan segala perumpamaan kata. Selain itu, puisi ini diambil dari isak tangis orang-orang yang merasa terasingkan di dalam negerinya...

0

Puisi: Maut dan Cinta

Maut dan Cinta Oleh: Heru Emka Kebanggaanku bagai raja naik tahta memondong kasihku keperaduan cinta bersiap menuju negeri mimpimu gerbangnya rekah membara bibirmu. (mendadak bergema terompet duka; kasihan, si Tanti mati muda) ya Tuhan,...

0

Puisi: Kenangan Pada Maut

Kenanan Pada Maut Karya: Anis Sabirin Ah, mati itu kan tidak apa-apa damai selepas senggara tidur lena setelah sakit keras sunyi lepaas keriuhan sia-sia. Kenapa harus takut pada maut? maut hanya pelabuhan sesudah lautan...

0

PUISI: ISTIRAHATKAN AKU

PUISI: ISTIRAHATKAN AKU Oleh: OTAK KUSUT Saat kupejamkan kedua mataku; hingga kuyakinkan pada diriku bahwa aku adalah pendosa, yang menghamba pada ketakutan; bijaksana dalam kesalahan, hingga neraka adalah tempatku untuk berteduh dalam peristirahatan panjang....

0

PUISI: MENYATUKAN RASA

MENYATUKAN RASA OLEH: OTAK KUSUT Begitu banyak jenis warna yang tersimpan dalam tempatnya; Jikalau aku ingin mewarnai hitam kuambil juga warna putih Jikalau aku ingin ambil banyak warna kuharus paham teknik melukisnya. Jikalau aku...

error: Ciyee nggak bisa!!