Puisi: Riwayat Alam

Puisi Riwayat alam merupakan salah satu jenis karya sastra yang memiliki diksi-diksi yang menghidupkan suasana di dalam puisi tersebut. Selain itu, puisi ini merupakan sebuah kritikan atas kekejaman dari manusia yang merampas tempat tinggal alam untuk mendirikan keangkuhan dunia; kota. Puisi ini diterbitkan di dalam buku ‘Kuntum Pertiwi – Buku 3’ diselenggarakan oleh Anwar Ridhwan dan Rahman Shaari, Dewan Bahasa dan Pustaka, Kementerian Pendidikan Malaysia, Kuala Lumpur 1991 dan berikut puisi tersebut:

 

Puisi: Riwayat Alam
Oleh: Anwar Ridhwan

Tuhan menghamparkan alam
dengan kebiruan laut
sunai melingkari lembah dan bukit
sampai ke gunung yang berbalam.

Dia menutupi daratan
dengan pasir pantai yang putih
dan berjuta pohonan hijau
Dia gilirkan angin dan hujan
mengalirkan udara bersih
antara deru alam dan burung berkicau.

Laut dan sungai jadi wadah kotoran
pantai jadi penerima setia
bagai kilat hutan hilang kehijauan
di atasanya dibangunkan belantara batu bata.

Manusia berburu di dalamnya
untuk hidup, antara kotoran kota
ketika lelah mereka berehat di taman tiruan
mengenang alam Tuhan yang dimusnahkan.


Pict: Google

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *