PUISI: ISTIRAHATKAN AKU

PUISI: ISTIRAHATKAN AKU

Oleh: OTAK KUSUT


Saat kupejamkan kedua mataku; hingga kuyakinkan pada diriku 
bahwa aku adalah pendosa, 
yang menghamba pada ketakutan; bijaksana dalam kesalahan,
hingga neraka adalah tempatku untuk berteduh dalam peristirahatan panjang.

Saat kuberjalan menelusuri waktu; hingga kuyakinkan pada diriku 
bahwa Tuhan sudah memberikan kesempatan kedua, 
untuk memperbaiki diri ini; elegan dalam kesombongan,
hingga pelacuran adalah tempat permainanku di dalam dunia yang fana.

: Saat semuanya benar-benar nyata; 
aku hanya seorang pendosa, yang seringkali kau anggap suci; 
karena peranku berlipat ganda,
dan kau telah terlena oleh setiap pelacuran yang seringkali kumainkan.

Pict: Google

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *